8 Cara Mendidik Anak agar Cerdas bagi Orang Tua

Memastikan tumbuh kembang anak berjalan dengan optimal adalah peran penting bagi orang tua. Apalagi soal pendidikan anak yang dapat mencerdaskan mereka. Sebelum masuk ke sekolah formal, orang tua berperan besar dalam langkah awal mencerdaskan anak. Orang tua dapat mengajari anak, seperti berkomunikasi hingga berhitung sederhana. Hal tersebut merupakan cara mendidik anak agar cerdas bagi orang tua.

Terlebih peran dan keterlibatan orang tua adalah kunci sukses bagi pendidikan anak. Ketika orang tua terlibat, maka anak-anak bisa menjadi lebih menaruh perhatian pada pendidikan mereka terlebih soal sekolahnya, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik.

Mau tahu cara mendidik anak berdasarkan usia? Yuk, simak artikel di bawah berikut sebagai tips menjadi ibu yang sukses mendidik anak!

Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak

Peran orang tua dalam mendidik anak tentu akan berkembang seiring bertambahnya usia anak. Pastinya orang tua tidak ingin mendapatkan penyebab anak menjadi kurang ajar terhadap mereka. Sangat penting orang tua untuk terlibat secara aktif dalam pendidikan anak-anaknya. Tapi, bukan berarti orang tua dapat memonopoli dan mengatur semua hal tanpa mempertimbangkan pendapat anak.

Peran orang tua dalam cara mendidik anak maksudnya bagaimana orang tua memberikan dukungan dan memastikan anaknya menerima dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Apalagi di luar usia sekolah anak lebih bergantung pada orang tua, sehingga ia akan mendengarkan dan menerima arahan orang tua dalam segala hal yang ia lakukan.

Lalu, apa saja yang bisa orang tua lakukan dalam mendukung pendidikan anak dan tips parenting untuk orang tua?

Memastikan Anak Sehat dan Siap Menerima Pelajaran

Jika ingin anak mendapatkan banyak materi yang sekolah ajarkan, kondisi tubuh anak harus prima. Hal tersebut hanya orang tua yang bisa memastikannya. Pastikan anak cukup tidur di malam hari, makan makanan bergizi, membawakan bekal dan minum yang cukup untuk mereka sekolah. Jika kesehatan anak optimal, pembelajaran yang terjadi di sekolah akan lebih lancar.

Jalin Komunikasi dengan Anak

Orang tua tentu tidak bisa tahu semua yang terjadi pada anak di sekolah. Sehingga, setelah ia pulang, jangan lupa untuk mengajaknya ngobrol santai. Tanyakan apa saja yang terjadi di sekolah tadi. Orang tua dapat menanyakan apakah ada hal yang buruk terjadi, atau apakah ada sesuatu yang menyenangkan? Hal tersebut juga bisa menjadi cara menasihati anak remaja laki-laki atau perempuan jika mereka melakukan kesalahan di kemudian hari.

Melakukan Kontak Rutin dengan Guru 

Mendengarkan kisah yang terjadi pada anak tidak serta merta langsung mempercayainya. Orang tua harus mendengarkan dari sisi guru dan anak. Tanyakan perkembangan anak kepada pihak sekolah. Apakah ada masalah yang orang tua tidak ketahui, atau bagaimana kemampuan anak ketika mendapatkan materi pembelajaran dari guru.

Jika orang tua menjalin komunikasi yang baik dengan guru, hal tersebut juga bermanfaat dalam mencari tahu perubahan atau jadwal acara yang ada di sekolah. Alasannya, karena terkadang anak juga bisa lupa dalam memberikan informasi mengenai sekolahnya, seperti jadwal ujian, rapat wali murid, atau acara penting lainnya.

Tujuan Orang Tua Mendidik Anak

Tempat terjadinya pembelajaran bagi anak adalah keluarga, masyarakat, dan sekolah. Orang tua menjadi tempat pertama anak-anak belajar. Sehingga, orang tua harus memastikan cara mendidik anak perempuan atau laki-laki dengan tepat. Apalagi tujuan orang tua mendidik anak ingin anaknya sukses dan cerdas. Berikut tujuan orang tua mendidik anak.

Menjaga Diri

Memberikan hal yang baik merupakan bentuk pemeliharaan orang tua terhadap anak. Menjaga anak dari serangan pemahaman yang kurang baik dengan mengajarkan kebaikan kepada anak di dalam rumah atau keluarga adalah hal yang utama untuk anak. Tujuannya agar anak dapat menjaga dirinya di luar dengan mandiri.

Berakhlak Mulia

Saat ini akhlak adalah hal yang sangat penting untuk anak dapatkan. Alasannya, dengan berakhlak mulia anak dapat berinteraksi dengan baik dengan orang sekitarnya. Apalagi akhlak anak dapat menjadi cerminan akhlak kedua orang tuanya dalam mendidik anak. Sifat buruk anak merupakan sifat tiruan dari apa yang mereka lihat. Apalagi tidak ingin mendapatkan anak bandel, bukan?

Mandiri 

Memberikan arahan dalam menangani masalahnya sendiri dengan arif dan bijaksana merupakan sebuah hal penting dalam melatih kemandirian anak. Keberlangsungan hidup anak di luar pantauan kedua orang tua sangat membutuhkan caranya sendiri dalam menyelesaikan masalah. Sehingga, perlu melatih anak untuk membangkitkan rasa kemandirian.

Berinteraksi Sosial

Mengajarkan anak mampu berinteraksi dengan oran lain di lingkungan sosial merupakan bentuk mendidik anak dalam mengenal dunianya. Anak tidak bisa lepas dari dunia sosial yang ada di dalam sebuah masyarakat. Apalagi manusia merupakan makhluk yang sangat membutuhkan orang lain. 

Keberhasilan anak menjadikan dirinya sebagai manusia yang merupakan cermin keberhasilan keluarga dalam mendidik anaknya. 

Cara Mendidik Anak yang Baik dan Benar

Sebagai orang tua mengetahui cara mendidik anak remaja atau saat anak-anak harus secara baik dan benar agar memiliki pribadi yang berakhlak mulia. Saat anak masih berusia 0 tahun, orang tua memiliki peran paling utama dan pertama dalam perkembangan otak sang anak. Cara mendidik anak usia 17 tahun dan 0 tahun tentu berbeda.

Cara mendidik anak yang baik memiliki banyak metode. Tingkat kesuksesannya tergantung dari metode yang orang tua terapkan. Berikut beberapa cara mendidik anak yang baik dan benar bagi orang tua.

Menjadi Pendengar yang Baik

Saat anak berusia kanak-kanak mereka akan banyak bertanya kepada orang tua atas rasa penasaran yang ada di sekitarnnya. Sehingga, orang tua harus menjadi pendengar yang baik untuk anak dari masa keemasannya hingga dewasa nanti. Orang tua hanya perlu sabar dengan segala macam hal yang akan dibicarakan kepada anak. 

Nantinya, anak bisa menjadi pribadi yang terbuka dengan orang tua. Orang tua tidak hanya cukup mendengarkannya, tetapi juga memberikan tanggapan positif terhadap apa yang anak bicarakan. 

Menghindari Menggunakan Kata “Jangan”

Melarang anak sebaiknya menghindari perkataan “jangan”. Alasannya, karena terlalu sering menggunakan kata jangan akan berakibat negatif pada anak. Padahal anak hanya melampiaskan rasa penasaran dan orang tua hanya cukup memerhatikannya agar tidak membahayakannya.

Bersikap Lembut dan Menunjukkan Kasih Sayang

Bersikap lemah lembut dan menunjukkan kasih sayang tulus kepada anak wajib untuk orang tua berikan. Hal tersebut merupakan hal mutlak yang harus orang tua miliki. Alasannya, karena dengan tutur kata yang lembut, anak akan lebih mau mendengarkan perkataan orang tuanya.

Membangun Kreativitas dengan Bermain Bersama

Membangun kreativitas anak dengan rutin bermain bersama anak merupakan hal yang wajib orang tua berikan. Luangkan waktu untuk bermain bersama anak untuk mendidiknya dengan baik. Jadi, orang tua yang sibuk bekerja jangan malah mengajak anak untuk main bersama.

Memberikan Rasa Nyaman saat Bersama

Memberikan rasa nyaman kepada anak dapat membuatnya menjadi lebih dekat. Orang tua dapat membangunnnya dengan cara berdiskusi kecil di sela-sela kebersamaan. Anak akan merasa nyaman jika orang tua tidak terlalu mendominasi pembicaraan dengan menjadi orang tua yang serba tau. Jadilah orang tua yang menjadi teman bagi anaknya sendiri.

Menumbuhkan Sikap Saling Menghormati

Orang tua harus mengajarkan anak untuk saling menghormati satu sama lain. Orang tua dapat mengajarkan anak untuk saling menghormati sejak usia dini. Tujuannya agar lingkungan di sekitarnya mau menerimanya dengan baik.

Mengajarkan Rasa Tanggung Jawab

Mengajarkan rasa tanggung jawab sejak dini merupakan cara mendidik anak yang baik dan benar. Tidak hanya mengajarkan, orang tua juga harus mengingatkan soal rasa tanggung jawab kepada anak.

Jangan Membohongi Anak 

Membohongi anak bukanlah cara yang bijak dalam mendidik anak. Apalagi cara ini sering kali orang tua terapkan. Padahal dengan sering membohongi anak menjadikan mereka tumbuh dengan penuh kebohongan. Sehingga, saat anak dewasa nanti, berbohong menjadi tindakan yang wajar untuk mereka lakukan.

Terakhir, cara mendidik anak yang baik dan benar tergantung dari sikap orang tua terhadap anak. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk pribadi dan karakter anak. Oleh karena itu, orang tua harus mengetahui cara mendidik anak yang baik dan benar.

Related Posts

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent Stories