Atasi Demam dengan Obat Penurun Panas Anak yang Ampuh

Saat buah hati mengalami sakit, seperti demam atau panas, tandanya tubuh si Kecil sedang merespon infeksi yang terjadi. Meskipun kondisi anak yang demam atau panas umum terjadi, tidak jarang orang tua merasa sangat khawatir. Oleh karena itu, sebagai orang tua khususnya ibu perlu mengetahui apa saja langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi anak demam. Cara terbaiknya adalah mengetahui obat penurun panas anak yang ampuh.

Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai obat demam anak di sini!

Apa itu Demam pada Anak?

Demam pada anak merupakan kondisi suhu tubuh yang meningkat secara sementara. Penyebab anak demam bisa beragam, mulai dari infeksi virus atau bakteri hingga mengalami penyakit tertentu. Kondisi ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan sedang terjadi dalam tubuh anak.

Oleh karena itu, demam pada bayi dan anak dianggap sebagai respons normal terhadap berbagai penyakit infeksi yang merupakan kondisi paling umum. Jika suhu anak lebih tinggi dari 38 °C, maka si Kecil pasti mengalami demam.

Menurut penelitian yang Stanford Children’s Health, demam bukan merupakan sebuah penyakit, tetapi gejala atau tanda bahwa tubuh anak sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi. Demam akan merangsang pertahanan tubuh untuk mengirimkan sel darah putih dan sel “pejuang” lainnya untuk melawan dan menghancurkan penyebab infeksi. Tidak jarang demam sering terjadi dengan batuk dan pilek pada anak.

Lebih lanjut, demam pada anak terjadi karena beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan gangguan pada anak, yaitu:

  • Faktor lingkungan, misalnya kontak langsung dengan banyak orang dan memiliki kemungkinan tidak sehat.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi.

Dengan demikian selain mengetahui obat demam pada anak, orang tua juga harus tahu obat batuk untuk bayi dan anak yang efektif obati.

Baca juga: Ibu Wajib Tahu! 3 Gejala Kekurangan Gizi pada Anak

Gejala Anak Demam

Sebelumnya sudah terlihat bahwa demam pada anak terjadi ketika suhunya naik di atas kisaran normal, yaitu 38 °C. Hal tersebut juga bergantung pada apa yang menyebabkan demam, tanda, dan gejala lainnya yang bisa anak rasakan saat mengalami gangguan tersebut, seperti:

  • Mudah marah, rewel, dan lesu. 
  • Nafsu makan menurun.
  • Menangis lebih sering.
  • Bernapas dengan cepat.
  • Kebiasaan tidur atau makan mengalami perubahan.
  • Terkadang bisa mengalami kejang.
  • Merasa lebih panas atau lebih dingin daripada orang lain di ruangan yang terasa nyaman.
  • Mengalami nyeri tubuh dan sakit kepala.
  • Tidur lebih lama atau mengalami kesulitan diri.

Obat Demam untuk Menurunkan Panas Anak

Orang tua harus menekankan bahwa demam pada anak bukanlah sebuah penyakit yang serius. Demam merupakan sebuah tanda bahwa tubuh anak sedang melawan penyakit lainnya di dalam tubuh. Namun, tidak menutup kemungkinan ia merasakan ketidaknyamanan karena suhu tubuhnya meningkat.

Artinya, saat kondisi bayi atau anak demam terjadi, sebaiknya harus segera diobati. Berikut beberapa obat medis untuk menurunkan demam atau panas anak yang bisa orang tua berikan.

Paracetamol

Obat demam atau penurun panas untuk anak atau bayi bisa ibu berikan adalah parasetamol. Obat ini merupakan jenis obat untuk mengurangi rasa sakit, tetapi bisa juga ibu gunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan anak saat demam.

Ibu harus memerhatikan bahwa obat demam medis yang satu ini dapat anak konsumsi serta bayi di atas 3 bulan. Paracetamol juga tersedia dalam bentuk sirup, sehingga anak bisa mengonsumsinya lebih mudah. 

Lebih lanjut kandungan yang harus orang tua berikan tentu berbeda-beda untuk setiap anak, yaitu:

  • Bayi diberikan 10-15 mg/kg/dosis tiap 6 jam. Sebaiknya maksimal dosis minum 90 mg/kg/hari.
  • Balita dan anak diberikan 10-15/mg/kg/dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan. Jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam. Total dosis maksimal harian 75 mg/kg/hari.
  • Anak di atas 12 tahun diberikan secara oral (minum) atau rektal (anus) 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. Dosis maksimal harian, yaitu 4000 mg/hari. 

Ibuprofen

Selain paracetamol ibu bisa memanfaatkan ibuprofen sebagai obat demam atau panas anak. Obat ini bekerja dengan menghalangi produksi zat alami dalam tubuh yang menyebabkan peradangan. Hal yang perlu ibu perhatikan adalah jangan memberikan obat ini pada anak di bawah usia 6 bulan kecuali atas izin dokter. Berikut adalah dosis pemberian ibuprofen untuk anak saat demam, yaitu:

  • Anak berusia 6 bulan hingga 12 tahun dengan meminum 10 mg/kg/dosis minum setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan.

Baca juga: Jangan Panik! 5 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Obat Demam Alami Menurunkan Panas Anak

Faktanya, selain memberikan obat medis yang sudah dokter resepkan ada cara lain yang bisa orang tua berikan untuk menurunkan panas anak. Cara menurunkan demam anak juga bisa ibu lakukan dengan obat alami atau perawatan rumahan. Berikut cara menurunkan demam anak tanpa obat atau obat penurun panas anak alami.

Memakaikan Baju yang Nyaman

Obat penurun panas anak 1 tahun atau bayi bisa dengan memberikan baju yang nyaman. Ibu dapat memakaikan baju yang lembut dan nyaman. Hindari untuk menyelimuti anak secara berlebihan ketika merasa kedinginan. Hal ini dapat menghambat panas dalam tubuh untuk keluar, sehingga menyebabkan suhu tubuh kembali naik.

Kompres Handuk atau Plester

Kompres demam anak sebenarnya berguna untuk meredam suhu panas di permukaan kulit dan membuat anak lebih nyaman saat mereka beristirahat. Ibu bisa mengompres anak dengan handuk yang telah basah dengan air biasa. Cara mengompres anak ini membantu menurunkan demam anak.

Ibu harus menghindari penggunaan air dingin, karena dapat menyebabkan anak menjadi kedinginan yang membuat suhu tubuh naik. Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan untuk mengompres anak di area lipatan selangkangan dan lipatan ketiak selama 10-15 menit.

Selain kompres handuk, bisa juga meredakan panas dengan kompres plester. Alasannya, karena kompres plester mampu menyamakan kondisi demam yang anak alami. Gel pada kompres plester membantu mendinginkan permukaan panas akibat demam selama 6-8 jam pemakaian per lembar.

Mengatur Suhu Ruangan

Mengkondisikan suhu ruangan saat anak demam juga dapat membantu meredakannya. Pastikan suhu kamar tidur anak berada pada suhu yang nyaman, tidak panas, dan tidak dingin. Cara mengatasi demam yang ini adalah dengan membuka atau menutup jendela. 

Menjaga Asupan Cairan Anak

Meredakan panas anak dapat dengan membuat anak banyak minum. Hal ini merupakan cara alami mengatasi demam pada anak yang sederhana, tetapi sangat penting untuk ibu lakukan. Ketika suhu tubuh naik, si Kecil dapat lebih cepat kehilangan cairan tubuh. Sehingga, Ibu harus memberikan anak air mineral untuk mencegah terjadinya tanda dehidrasi

Hal yang tidak boleh ibu lakukan saat anak demam adalah memberikan minuman dingin. Ibu dapat memberikan minum air mineral.

Related Posts

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent Stories