Ampuh! 7 Obat Sakit Kepala untuk Ibu Menyusui yang Bantu Obati

Sakit kepala bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Ibu yang menyusui juga dapat mengalami sakit kepala migrain atau seluruhnya. Memilih obat sakit kepala untuk ibu menyusui tidak boleh sembarangan. Alasannya, karena terdapat beberapa jenis obat sakit kepala untuk ibu hamil yang menyebabkan efek samping berbahaya jika tidak dikonsumsi dengan benar. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu mengenali merk obat pusing untuk ibu menyusui yang tepat.

Yuk, scroll ke bawah untuk mengetahui informasi mengenai obat sakit kepala untuk Ibu menyusui di sini!

Baca juga: Atasi Demam dengan Obat Penurun Panas Anak yang Ampuh

Definisi Sakit Kepala

Secara umum sakit kepala adalah rasa sakit atau nyeri di kepala yang dapat muncul secara bertahap atau mendadak. Rasa nyeri akibat sakit kepala dapat muncul di salah satu sisi kepala, berpusat di titik tertentu, atau menyebar hingga ke seluruh bagian kepala.

Sakit kepala yang ibu menyusui alami bisa terasa ringan hingga berat dan dapat berlangsung beberapa jam hingga berhari-hari. Karakteristik rasa nyeri pada sakit kepala mulai dari rasa nyeri tajam yang menusuk, nyeri yang tumpul, nyeri kontan, hingga nyeri yang disertai dengan sensasi berdenyut.

Lebih lanjut, rasa sakit kepala juga bisa terjadi karena beberapa hal, seperti penyakit tertentu atau cedera serius yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Penyebab Sakit Kepala pada Ibu Menyusui

Faktanya, terdapat sebuah studi yang menyatakan bahwa 30-40 persen akan mengalami sakit kepala setelah melahirkan. Sakit kepala tersebut biasanya akan muncul di minggu pertama setelah persalinan.

Umumnya pada enam minggu pertama setelah melahirkan, rasa nyeri akibat sakit kepala akan semakin terasa dan berlangsung lama. Fenomena tersebut terjadi karena adanya fluktuasi hormon setelah melahirkan. Sehingga, tidak jarang perlu diatasi dengan obat demam untuk ibu menyusui.

Lebih lanjut, terdapat sekitar 55 persen wanita yang sering mengalami sakit kepala mulai dari migrain dan seluruhnya sebelum melahirkan. Kemudian akan kembali terserang sakit kepala setelah persalinan dilakukan.

Selain itu, wanita yang rentan mengidap sakit kepala saat sedang datang bulan juga berisiko terserang sakit kepala selama hamil dan setelah melahirkan. Ada dua jenis sakit kepala yang bisa Ibu menyusui rasakan setelah melahirkan, yaitu:

  • Sakit kepala primer, seperti kepala tegang dan migrain.
  • Sakit kepala sekunder, umumnya disebabkan oleh berbagai kondisi medis.

Pilihan Obat Medis Pusing untuk Ibu Menyusui

Mengetahui obat medis sakit kepala untuk Ibu menyusui tentu dapat mengatasi masalah tersebut. Berikut pilihan obat medis untuk Ibu menyusui.

Ibuprofen

Ibuprofen merupakan salah satu obat sakit kepala yang aman untuk Ibu menyusui. Ibuprofen menjadi jenis obat pusing untuk Ibu menyusui yang berada pada kategori obat anti-inflamasi non-steroid atau NSAID. NSAID terkenal dengan khasiatnya untuk menurunkan suhu tubuh, peradangan, mengurangi pembengkakan di bagian tubuh tertentu, dan meredakan nyeri, termasuk rasa sakit kepala.

Faktanya, Ibuprofen masih menjadi obat sakit kepala yang aman bagi Ibu di waktu menyusui. Sebelumnya sudah diketahui bahwa apa yang Ibu konsumsi akan memengaruhi ASI. ibuprofen tetap akan bercampur dengan ASI, namun kadar yang masuk sangat kecil dan hampir tidak terdeteksi.

Pastikan Ibu menemui dokter untuk mendapatkan dosis Ibuprofen agar aman bagi bayi dan menghilangkan sakit kepala.

Paracetamol

Paracetamol atau acetaminophen merupakan obat analgesik yang juga masuk dalam kategori antipiretik. Analgesik membantu meredakan nyeri dan obat-obat antipiretik membantu menurunkan suhu tubuh saat demam.

Lebih lanjut, paracetamol biasanya juga sering Ibu konsumsi untuk meredakan nyeri pasca persalinan. Obat ini juga membantu mengatasi nyeri dalam kondisi setelah melahirkan, seperti nyeri saat menyusui, pembengkakan payudara, saluran air susu yang tersumbat, dan peradangan pada payudara. Bahkan obat ini bisa Ibu konsumsi untuk mengatasi sakit gigi.

Singkatnya, paracetamol juga aman untuk Ibu konsumsi, seperti ibuprofen. Sama seperti ibuprofen, paracetamol juga terdapat pada kandungan ASI, namun tetap aman untuk bayi konsumsi.

Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan sebaiknya mengetahui dosis paracetamol untuk ibu menyusui dari dokter. Sehingga, Ibu dapat sehat dan tidak membahayakan bayi.

Naproxen

Ibuprofen masuk dalam kategori NSAID begitu juga naproxen. Obat ini diresepkan untuk meredakan demam dan nyeri, termasuk sebagai obat sakit kepala untuk Ibu menyusui. Naproxen aman untuk Ibu menyusui konsumsi, namun harus tetap memerhatikan dosisnya agar aman bagi bayi.

Baca juga: Berapa Lama ASI Bertahan di Suhu Ruangan Biasa? Yuk Ibu, Cari Tahu!

Efek Obat Pusing untuk Ibu Menyusui

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa seluruh obat-obatan memiliki efek samping jika mengonsumsinya tidak dengan tepat. Berikut efek obat pusing untuk ibu menyusui.

Efek Samping Ibuprofen

Obat sakit kepala ibuprofen cenderung aman dan hampir tidak memiliki efek samping. Namun, jika Ibu menyusui mengalami beberapa gejala setelah mengonsumsi obat ini harus segera menemui dokter kandungan. Berikut beberapa kondisi Ibu menyusui yang harus segera ke dokter, yaitu:

  • Mual, pusing, atau sakit perut bagi Ibu menyusui.
  • Bayi diare atau muntah.

Efek Samping Paracetamol

Mengonsumsi paracetamol bagi Ibu menyusui sangat membutuhkan resep dokter, teruma jika si Kecil memiliki masalah kesehatan atau lahir secara prematur. Penggunaan paracetamol yang berlebihan dapat berbahaya  dan tidak bisa mengonsumsinya sembarangan atau terlalu lama.

Efek samping paracetamol tetap bisa Ibu menyusui rasakan. Berikut beberapa gejala yang bisa Ibu menyusui dan si Kecil alami, yaitu:

  •  Diare, masalah perut, dan keracunan hati jika Ibu menyusui mengonsumsi paracetamol dengan dosis tinggi.
  • Bayi akan mengalami masalah di lambung, diare, ruam, atau masalah pada organ hati.

Efek Samping Naproxen

Naproxen juga memiliki efek samping bagi Ibu menyusui dan bayi. Berikut beberapa efek samping naproxen bagi Ibu menyusui dan si Kecil alami, yaitu:

  • Nyeri ulu hati, sakit kepala pusing, telinga berdenging, dan ruam kulit pada Ibu menyusui.
  • Gangguan pencernaan, seperti muntah dan diare bagi si Kecil.

Obat Pusing Alami untuk Ibu Menyusui

Rasa sakit kepala yang Ibu menyusui rasakan tidak hanya bisa disembuhkan oleh obat saja, tetapi juga dengan cara yang alami. Berikut obat pusing untuk Ibu menyusui yang alami.

Jahe

Sebuah penelitian menemukan bahwa jahe dapat mencegah sakit kepala tanpa efek samping. Jahe memberikan efek positif berupa menjaga kadar serotonin pada tubuh. Kadar serotonin tersebut dapat mencegah pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan sakit kepala.

Pisang

Magnesium dan kalium merupakan kandungan yang banyak bisa ditemukan di pisang. Kandungan tersebut dapat mencegah sakit kepala. Magnesium sangat berguna untuk menurunkan rangsangan rasa nyeri pada saraf di otak. Sedangkan, kalium sangat bermanfaat dapat menjaga tekanan darah agar tidak terlalu tinggi. 

Kentang

Kandungan kalium juga bisa ditemukan pada kentang. Manfaat kalium pada kentang juga sama seperti pisang.

Air Putih

Meski sepele ternyata air putih mampu bekerja sebagai obat sakit kepala untuk Ibu menyusui. Minum air putih yang cukup mampu menghindari Ibu dari dehidrasi. Kekurangan cairan dapat menurunkan performa kerja, lekas marah, rasa kantuk, hingga sakit kepala.

Cara Mencegah Pusing saat Menyusui

Menderita sakit kepala saat sedang menyusui tentu bisa mengganggu kenyamanan seorang Ibu. berikut cara mencegah sakit kepala saat menyusui, yaitu:

  • Beristirahat dengan cukup.
  • Minum air putih dengan teratur.
  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Cobalah untuk rileks.

Related Posts

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent Stories