8 Penyebab Hasil Test Pack Positif Palsu, Kenali Yuk!

Apakah Ibu pernah mendapatkan hasil test pack positif palsu? Untuk mengecek kehamilan, biasanya kita menggunakan test pack. Test pack sendiri merupakan alat yang mampu mendeteksi kehamilan Ibu melalui urine. Bagaimana cara mengetahui apakah Ibu positif hamil atau tidak ketika menggunakan test pack? Ketika Ibu sudah menyelupkan test pack ke dalam wadah kecil yang berisi urine, ada dua garis yang muncul. Dua garis itu yang menandakan bahwa pada urine Ibu ada hormon hCG atau human chorionic gonadotropin setelah melakukan hubungan seksual atau berhenti menstruasi.

Namun, terkadang muncul hasil yang menunjukkan hasil positif padahal ketika Ibu cek USG, Ibu dinyatakan tidak hamil. Apakah yang menyebabkan hasil false positve pada test pack? Yuk kita bahas sama-sama.

8 Penyebab Hasil Test Pack Positif Palsu

1. Tidak Mengikuti Instruksi Penggunaan Test Pack

Penyebab pertama mengapa hasil test pack positif palsu adalah tidak mengikuti instruksi penggunaannya. Agar mendapatkan hasil yang tepat, sangatlah penting untuk membaca dulu instruksi penggunaan dan ikuti langkah-langkahnya dengan teliti dan tepat.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menggunakan Tespek yang Benar Agar Akurat?

2. Kondisi Wadah Urine

Tak hanya kesalahan atau tidak tepat dalam pemakaian, hal lain yang bisa membuat Ibu bisa mendapatkan hasil test pack palsu adalah kondisi wadah air kencing Ibu yang tidak atau kurang bersih. Kondisi wadah yang kurang bersih akan memengaruhi hasil pada test pack. Dengan demikian, membersihkan dan menjaga kehigienisan wadah sebelum menampung urine Ibu sangat dibutuhkan.

3. Test Pack sudah Kedaluarsa

Meski tidak dikonsumsi di dalam tubuh, test pack punya batas waktu pemakaian juga atau tanggal kedaluarsanya lho, Ibu. Pasalnya, alat satu ini di dalamnya terdapat zat kimia yang mampu mendeteksi kehamilan Ibu. Agar terhindar dari hal ini, Ibu sebaiknya mengecek dulu test pack sebelum ibu membelinya.

4. Usia Kehamilan yang Sangat Muda

Kehamilan Ibu bisa dideteksi dari kadar hormon hCG dari air kencing Ibu. Kadar hormon ini di tubuh baru bisa dideteksi setelah 1 – 2 minggu terjadinya proses pembuahan di dalam rahim Ibu. Nah, terkadang test pack memunculkan hasil sebaliknya, yaitu hasil negatif padahal sudah ada tanda-tanda kehamilan ketika diperiksa di USG. Usia janin yang masih sangat muda membuat test pack salah mendeteksi.

5. Sedang Mengonsumsi Obat Kesuburan

Ada hal lain yang menyebabkan hasil positif pada test pack ternyata palsu, salah satunya adalah konsumsi obat terutama obat kesuburan. Konsumsi obat akan menyebabkan kandungan hCG dalam tubuh terdeteksi positif pada test pack. Apabila hal ini terjadi setelah Ibu mengonsumsi obat kesuburan, Ibu jangan mudah menyimpulkan atau tertipu pada hasil test pack ya.

6. Keguguran di Awal Kehamilan

Keguguran di awal kehamilan juga bisa menyebabkan hasil positif palsu atau false positive pada test pack. Pasalnya, kemungkinan mendapatkan hasil test pack positif palsu ketika keguguran cenderung meningkat. Nah, Ibu harus waspada ya dengan menyadari dan mengecek keguguran apabila terjadi seperti ini dengan meminta bantuan pada yang ahli.

7. Kehamilan Kimia

Apakah itu kehamilan kimia? Kehamilan kimia ini adalah kondisi di mana sel telur yang dibuahi, yang dikenal sebagai embrio, tidak tumbuh dalam rahim, sehingga hasil positif palsu bisa muncul pada test pack yang Ibu gunakan.

8. Kehamilan Ektopik

Hal lain yang menyebabkan munculnya false positive pada test pack adalah kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik sendiir merupakan kondisi di mana sel telur yang telah dibuahi tersangkut di tuba falopi ketika menuju rahim. Kondisi ini sangat membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin.

Baca Juga : 15 Tanda-Tanda Hamil yang Perlu Diketahui Pasangan Baru

Bagaimana Apabila Muncul Hasil Test Pack Positif Palsu?

Ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan sebelum menggunakan test pack, apa sajakah itu?

  1. Memeriksa tanggal kedaluarsa test pack: zat kimia yang ada di dalam test pack perlahan mulai sulit mendeteksi kehamilan ketika sudah mulai batas penggunaan.
  2. Pastikan menggunakan urine ketika cek kehamilan di pagi hari.
  3. Apabila hasil menunjukkan negative, periksa jadwal menstruasi.
  4. Kunjungi ahli atau profesional apabila tidak merasakan tanda-tanda menstruasi.
  5. Konsultasikanlah dengan dokter spesialis yang menangani permasalahan kehamilan dan reproduksi apabila Ibu tidak ada gejala haid dan hasil test pack mengindikasikan negatif.

Demikianlah artikel tentang Penyebab Hasil Test Pack Positif Palsu, semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Related Posts

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent Stories