Wajib Tahu! Penyebab Susah Hamil Padahal Haid Lancar

Proses pembuahan terjadi pada saat sel sperma bertemu dengan sel telur di dalam rahim perut Ibu. proses ini merupakan terjadinya kehamilan. Namun, tidak ada yang tahu pasti kapan pembuahan terjadi hingga tanda-tanda kehamilan muncul. Meski demikian, tidak jarang seorang istri tidak bisa hamil. Bisa jadi penyebab susah hamil padahal haid lancar terjadi pada seorang istri.

Oleh karena itu, penting bagi seorang istri mengetahui cara mengatasi sulit hamil agar cepat hamil. Yuk, cari tahu lebih lanjut penyebab dan kebiasaan yang membuat susah hamil di sini!

Proses Pembuahan

Sebelum mengetahui penyebab lama hamil setelah menikah ada baiknya mengetahui bagaimana proses pembuahan yang terjadi di dalam tubuh Ibu. faktanya, sel telur dalam tubuh wanita akan matang pada periode tertentu setiap bulannya, sedangkan pria akan selalu memproduksi jutaan sperma. Namun, dari sekitar 350 juta sperma yang diproduksi saat ejakulasi, paling tidak akan ada 1 sperma yang berhasil membuahi sel telur.

Lebih lanjut, saat mencapai orgasme, maka pria akan mengeluarkan cairan mani yang kaya akan sperma. Cairan tersebut akan bergerak ke dalam rahim untuk mencari jalan bertemu dengan sel telur. Kontraksi lembut pada rahim membantu sperma mencapai sel telur di dalam saluran reproduksi wanita. 

Selanjutnya, sperma pertama yang berhasil bertemu dengan sel telur akan berusaha menembus cangkang sel telur agar terjadi pembuahan. Menariknya, sperma dapat berenang dengan kecepatan 2,5 cm tiap menit. Sebagian sperma dapat berenang dengan memakan waktu setengah hari untuk mencapai tujuan. Paling cepat sperma mencapai sel telur sekitar 45 menit.

Pembuahan akan terjadi dalam waktu 24 jam setelah sel telur dihasilkan. Sperma yang berhasil menembus sel telur akan berubah bentuk dan membentuk lapisan sehingga sperma lain tidak bisa menembus masuk. Jika sperma tidak juga berhasil menemukan sel telur untuk dibuahi, mereka akan bertahan hidup dalam tuba falopi hingga 7 hari setelah hubungan seksual.

Kemudian setelah proses pembuahan, materi genetik dalam sperma dan sel telur yang sudah menjadi zigot akan membentuk sel-sel baru. Sel yang terbentuk akan bergerak turun ke tuba falopi menuju rahim. Dalam perjalanannya menuju rahim, sel tersebut akan terus membelah diri hingga menjadi lebih dari 100 sel atau (embrio blastokista). Kehamilan akan terjadi jika embrio blastokista berhasil tertanam di dinding rahim untuk berkembang.

Proses tersebut dinamakan sebagai implantasi. Proses ini akan membuat wanita mengalami pendarahan ringan selama 1-2 hari. Selanjutnya, dinding rahim akan menguat dan leher rahim akan tertutup dengan cairan sehingga menjadi tempat yang layak untuk janin berkembang.

Baca juga: 10 Perkembangan Janin pada Kehamilan Trimester Pertama

Penyebab Susah Hamil Padahal Haid Lancar

Siklus menstruasi pada wanita jelas berbeda-beda. Siklus menstruasi wanita biasanya terjadi setiap 28 hari, tetapi siklus normal akan terjadi sekitar 21 hingga 30 hari. Namun tidak sedikit yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Hal tersebut tentu terjadi karena banyak faktor. Tetapi, jika siklus menstruasi lancar dan teratur tapi belum berhasil pasti ada penyebab lainnya. Berikut penyebab susah hamil anak kedua, pertama, dan seterusnya.

Usia 

Penyebab hamil padahal haid lancar bisa terjadi karena faktor usia. Wanita dengan umur di atas 35 tahun akan mengalami penurunan fungsi tubuh termasuk di antaranya kualitas dan kuantitas sel telur yang diproduksi. Meski haid di usia tersebut masih lancar, namun tidak dengan kesuburan.

Stres

Jika mengalami stres apalagi stres yang berkepanjangan dapat mengganggu proses ovulasi pada wanita, sehingga menjadi penyebab hamil padahal haid lancar. Padahal ovulasi biasanya terjadi setiap bulannya. Belum lagi jika stres penurunan gairah akan terjadi saat melakukan hubungan intim. Sehingga, memungkinkan pembuahan setelah berhubungan intim semakin menurun.

Obesitas

Perempuan yang obesitas memiliki risiko yang besar mengalami anovulasi. Sebaiknya, pasangan suami dan istri harus menerapkan gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Infertilitas Pria

Faktanya sekitar 20% hingga 30% pasangan yang sulit hamil terjadi karena infertilitas faktor pria. Sementara 40% lainnya terjadi karena dari kedua belah pihak mengalami sulit hamil. Menariknya, infertilitas pria sering kali tidak menunjukkan gejala, tanpa analisis semen.

Faktor suami juga menentukan kualitas dan kuantitas sperma. Sedangkan istri dapat melihat apakah ada gangguan ovulasi, gangguan organ reproduksi, atau gangguan saluran telur atau tidak. Oleh karena itu, pastikan suami juga mengonsultasikan kehamilan kepada dokter agar mengetahui cara cepat hamil dengan sang istri.

Jarang Berhubungan Seks

Waktu terbaik melakukan hubungan seks adalah pada saat ovulasi karena dapat meningkatkan peluang untuk hamil. Masa ovulasi terhitung menggunakan siklus menstruasi. Umumnya, masa ovulasi terjadi pada hari ke-12 hingga 14 sebelum jadwal menstruasi berikutnya.

Namun banyak wanita yang tidak menyadari kapan waktu mereka ovulasi. Hal ini yang menyebabkan mereka melewatkan kesempatan untuk meluangkan kehamilan. Untuk mengetahui kapan waktu ovulasi bisa melakukan perhitungan dengan kalkulator masa subur.

Saluran Tuba Tersumbat

Tuba falopi merupakan dua saluran tempat bertemunya sel telur turun dan mengalir dari indung telur menuju rahim. Jika saluran tuba tersumbat sel telur tidak akan bisa sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sel sperma, sehingga bisa menjadi penyebab Ibu sulit hamil.

Penyumbatan tuba falopi bisa terjadi karena berbagai penyakit menular seksual, seperti klamidia, gonore atau radang panggul. Saluran tuba yang tersumbat juga dapat menyebabkan beberapa wanita mengalami gejala nyeri pada panggul atau perut bagian bawah. Bahkan nyeri ini dapat secara teratur seperti mengalami PMS.

Prosedur Medis & Obat-obatan Tertentu

Terkadang ada prosedur medis yang bisa menyebabkan Ibu sulit hamil padahal memiliki ciri-ciri wanita subur dan haid teratur. Misalnya, Ibu pernah melakukan operasi pada rahim, seperti pengangkatan kista atau mioma. Prosedur tersebut bisa saja meninggalkan jaringan parut sebagai bekas luka yang kemudian memengaruhi kesuburan.

Selain itu, mengonsumsi obat antiinflamasi non-steroid (OAINS) dalam jangka panjang juga berdampak pada tingkat kesuburan pada wanita. Diclofenac, etoricoxib, serta naproxen merupakan beberapa contoh OAINS yang bisa memicu dampak negatif ini.

Baca juga: Cara Mengetahui dan Menghitung Puncak Masa Subur Ibu

Tes Kesuburan

Siklus haid lancar, namun juga harus memastikan bahwa organ reproduksi pada suami dan istri berfungsi secara optimal. Jika salah satu organ reproduksi tidak optimal, maka dokter dapat suami dan istri lakukan untuk pemeriksaan tes kesuburan. Sehingga, ciri wanita susah hamil atau pria yang tidak subur dapat diketahui lebih cepat. Berikut tes kesuburan pada pria dan wanita.

Tes Kesuburan Wanita

Penting bagi seorang wanita sadar akan kesuburan organ reproduksi miliknya. Berikut tes kesuburan untuk wanita.

Histerosalpingografi (HSG)

Prosedur histerosalpingografi (HSG) menggunakan foto rontgen untuk mengambil gambar bagian rahim, tuba falopi, dan sekitarnya. HSG dapat dokter lakukan untuk memastikan bahwa rahim dan tuba falopi dalam kondisi normal. Selain itu juga dapat mengetahui adanya masalah dalam rahim yang mungkin terjadinya hambatan pada pembuahan.

USG Transvaginal

Prosedur yang memungkinkan untuk mengambil gambar organ reproduksi menggunakan alat USG yang dokter masukkan melalui vagina disebut USG transvaginal. Dokter melakukan ini pada wanita yang mengalami pendarahan kehamilan ektopik, nyeri panggul, pendarahan vagina, dan memeriksa posisi kontrasepsi dalam rahim.

Prosedur USG transvaginal juga dapat dokter lakukan untuk mendiagnosis kanker pada organ reproduksi, kista, keguguran, plasenta previa, dan cacat lahir pada janin.

Histeroskopi 

Jika ingin mengetahui kondisi bagian dalam rahim dan mengambil contoh jaringan bisa melakukan prosedur histeroskopi. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan selang tipis dan fleksibel dengan kamera pada bagian ujungnya dan memasukkannya ke dalam rahim.

Laparoskopi 

Melihat seluruh bagian panggul agar dapat mengetahui penyebab infertilitas, seperti endometriosis, kista ovarium, dan tuba falopi dapat melakukan prosedur laparoskopi. Prosedur ini dapat dengan cara memasukkan kamera kecil melalui sayatan yang dokter buat di perut.

Tes Kesuburan Pria

Jika seorang istri sulit hamil bisa saja suami memiliki organ reproduksi yang tidak berfungsi dengan baik. Berikut tes kesuburan pada pria.

Analisa Sperma

Cara yang dapat pria lakukan untuk memeriksa kesuburan adalah dengan analisa sperma. Jika ingin mengetahui jumlah, kualitas, dan pergerakan sperma dapat melakukan prosedur ini. Kualitas sperma menjadi salah satu penyebab infertilitas pada pria.

USG Transrectal

Memeriksa organ reproduksi pria dan mendeteksi apakah terdapat kelainan organ bisa melalui USG transrectal. Prosedur ini dapat memeriksa kelenjar prostat atau ukuran kanker prostat.

Pemeriksaan Hormon

Prosedur pemeriksaan hormon dapat menentukan tingkat hormon seks atau hormon yang berperan penting dalam menghasilkan sperma, seperti testosteron.

Biopsi Testis

Jika ada masalah pada proses produksi pria dapat memeriksakannya melalui biopsi testis. Sehingga, pria dapat mengetahui apakah spermanya sehat atau tidak.

Related Posts

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent Stories