10 Perkembangan Janin pada Kehamilan Trimester Pertama

Selama Ibu mengandung si Kecil tentu perkembangan janin harus selalu menjadi prioritas utama. Alasannya perkembangan janin trimester merupakan salah satu tahapan penting dalam kehamilan. Tahapan ini merupakan banyaknya janin mengalami pertumbuhan, mulai dari persiapan, fertilisasi, implantasi, hingga pembentukan fisik.

Oleh karena itu, memantau pertumbuhan dengan gambar perkembangan janin di dalam kandungan merupakan kebahagian tersendiri bagi seorang Ibu. Lalu, apa saja yang terjadi selama trimester pertama kehamilan dan perkembangan janin dari minggu ke minggu? Yuk, scroll ke bawah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kehamilan trimester pertama di sini!

Baca juga: Bagaimana Cara Menggunakan Tespek yang Benar Agar Akurat?

Apa itu Trimester Pertama?

Bagi istri yang baru ingin menjadi Ibu mungkin memiliki pertanyaan seputar kehamilan, seperti trimester 1 itu berapa minggu atau larangan ibu hamil trimester apa saja? Sebelum menjawab hal tersebut ada baiknya mengetahui lebih jelas mengenai apa itu trimester pertama.

Trimester pertama kehamilan dimulai pada Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan berlangsung hingga akhir minggu ke-12. Menariknya, selama trimester pertama sebagian besar ibu hamil akan mengalami morning sickness atau yang biasa dikenal dengan mual yang berulang. 

Saat perempuan telah melakukan hubungan intim dan tidak mengalami menstruasi hingga lebih dari satu minggu, pastikan untuk memeriksakan kehamilan menggunakan tespek dengan benar. Apabila ragu untuk menggunakan tespek bisa berdiskusi dengan dokter kandungan.

Lebih lanjut, alasan yang tepat saat wanita hamil dan mengalami trimester pertama adalah mengetahui tanda awal kehamilan, yaitu tidak terjadi menstruasi. Apabila disertai dengan gejala fisik lain, seperti perubahan suasana hati, terasa kram di bagian bawah perut, frekuensi buang air kecil meningkat, terjadi perubahan pada payudara, mengalami sakit kepala, sembelit, dan pendarahan.

Perubahan Fisik Ibu Hamil selama Trimester Pertama

Si Kecil yang telah hadir di dalam perut Ibu tentu akan mengalami perkembangan dari hari ke hari. Ternyata perkembangan janin 4 minggu sudah Ibu bisa rasakan pada fisik sendiri. Sejak hamil trimester pertama Ibu akan mengalami sejumlah perubahan pada tubuh. Berikut perubahan fisik ibu hamil selama trimester pertama.

Nyeri Payudara

Perubahan yang terjadi pada payudara menjadi tanda awal kehamilan. Biasanya payudara akan terasa lebih lembut, nyeri dan sensitif, sehingga terasa sakit saat tersentuh. Kondisi tersebut merupakan perubahan hormon yang terjadi untuk mempersiapkan payudara dalam menghasilkan ASI setelah persalinan.

Lalu, ukuran payudara juga akan membesar, lebih berat, dan terasa penuh. Jadi, wajar jika Ibu hamil mungkin akan mengganti ukuran bra dengan ukuran yang lebih besar agar nyaman saat dipakai.

Ukuran Perut Membesar

Hal yang pasti terjadi dan terlihat dengan kasat mata adalah perubahan ukuran perut. Ibu hamil tentu akan mengalami perubahan perut yang kian membesar dari hari ke hari. Meski trimester pertama, tidak jarang Ibu hamil juga dapat melihat perubahan yang signifikan.

Perubahan Kulit

Fakta yang banyak orang ketahui bahwa kulit Ibu hamil akan lebih terlihat bercahaya dari biasanya. Kondisi tersebut ternyata dipengaruhi oleh perubahan hormon kehamilan dan peningkatan sirkulasi darah di bawah kulit. Terlebih hormon ini akan merangsang produksi minyak, sehingga kulit menjadi lebih lembab. Jadi, tidak heran jika Ibu hamil rentan berjerawat.

Perubahan kulit lainnya yang Ibu hamil alami saat trimester 1 adalah stretch mark di beberapa area, seperti paha, pantat, perut, dan bawah dada. Lalu, akan ada garis gelap yang disebut linea nigra bisa muncul membentang mulai dari pusar hingga ke rambut kemaluan. Wajah Ibu hamil juga akan cenderung menjadi kusam karena bercak berwarna gelap pada kulit (melasma) berpotensi muncul di pipi, dahi, dan hidung.

Pembuluh Darah Vena Terlihat

Saat hamil jumlah volume darah akan meningkat. Alasannya karena jantung memompa darah lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan selama kehamilan. Pembuluh darah vena yang berwarna biru akan mudah terlihat di area perut yang membesar dan area payudara. Berbeda halnya dengan pembuluh darah yang tampak, seperti laba-laba juga bisa muncul di kaki, wajah, dan lengan.

Perubahan Vagina

Perubahan bentuk vagina pada Ibu hamil juga akan terjadi. Vagina akan menjadi lebih tebal dan kurang sensitif. Beberapa Ibu hamil mungkin akan mengalami keputihan dan pendarahan ringan. Bercak darah pada awal kehamilan menandakan bahwa sel telur yang sudah dibuahi sperma berhasil menempel dalam dinding rahim. Jika pendarahan lebih berat dan perut kram sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan.

Berat Badan Berubah

Sudah jelas bahwa saat hamil berat yang Ibu hamil akan rasakan juga bertambah karena ada si Kecil. Peningkatan berat badan yang terjadi sebanyak 1,5-3 kilogram. Pertambahan berat badan tentu akan menyesuaikan dengan berat badan sebelum hamil.

Baca juga: 15 Tanda-Tanda Hamil yang Perlu Diketahui Pasangan Baru

Tahapan Perkembangan Janin selama Trimester Pertama

Trimester pertama merupakan salah satu tahapan penting dalam kehamilan. Tahapan ini mengalami banyak pertumbuhan mulai dari persiapan, fertilisasi, implantasi, hingga pembentukan fisik si Kecil. Jika dihitung waktu trimester pertama bisa memakan waktu hingga 12 minggu. Berikut tahapan perkembangan janin selama trimester pertama dari minggu ke minggu.

Persiapan

Tahapan persiapan pada kehamilan terjadi pada minggu pertama. Sebenarnya Ibu hamil tidak benar-benar hamil, tetapi masuk pada tahap persiapan. Pembuahan yang terjadinya bertemunya sperma dan sel telur biasanya terjadi dua minggu setelah menstruasi terakhir mulai. 

Fertilisasi

Setelah sperma dan sel telur bersatu di tuba falopi untuk membentuk entitas bersel satu yang biasa diketahui yaitu zigot. Jika terjadi pembuahan lebih dari satu telur, maka dapat terbelah menjadi dua yang memungkinkan lebih dari satu zigot. Fase fertilisasi terjadi pada minggu ketiga.

Lebih lanjut, zigot biasanya memiliki 46 kromosom, 23 dari Ibu dan 23 dari Ayah. kromosom ini membantu menentukan jenis kelamin dan ciri fisik pada bayi. Kemudian, zigot akan bergerak ke tuba falopi menuju rahim. Pada saat yang sama juga, ia akan membelah untuk membentuk sekelompok sel yang menyerupai raspberry kecil yang disebut morula.

Implantasi

Usia kehamilan minggu keempat terjadi implantasi. Fase ini terjadi saat bola-bola sel yang membelah dengan cepat (blastokista) telah mulai menggali ke dalam lapisan rahim (endometrium). Di dalam blastokista, kelompok sel bagian dalam akan menjadi embrio. Lapisan luar tersebut nantinya akan membentuk bagian dari plasenta yang membantu janin sehat selama masa kehamilan.

Kadar Hormon Meningkat

Saat hamil tentu kadar hormon akan meningkat terutama pada usia kehamilan minggu kelima. Kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) akan meningkat lebih cepat. Hal tersebut guna memberikan sinyal kepada ovarium untuk berhenti melepaskan sel telur dan menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesteron.

Dengan demikian, peningkatan kadar hormon akan menghentikan menstruasi yang seringkali menjadi tanda pertama kehamilan dan memicu pertumbuhan plasenta. 

Tabungan Saraf Menutup

Minggu keenam sudah terjadi pertumbuhan janin yang cukup pesat. Tabung saraf di sepanjang janin akan menutup, otak, dan sumsum tulang belakang akan berkembang dari tabung saraf. Tidak hanya itu saja, jantung dan organ lainnya juga akan terbentuk. Belum lagi struktur mata dan telinga akan berkembang. Tubuh janin juga akan mulai terbentuk dengan bentuk seperti huruf C.

Kepala Janin Terbentuk

Tujuh minggu setelah kehamilan, otak dan wajah bayi akan berkembang. Lubang hidungnya juga sudah mulai terlihat dan retina pada matanya juga terbentuk. Tungkai bawah yang akan menjadi tungkai muncul dan tunas lengan yang tumbuh juga mulai terbentuk.

Hidung Janin Terbentuk

Minggu kedelapan saat kehamilan jari-jari mulai terbentuk. Bagian wajah secara detail sudah berkembang mulai dari batang leher, bibir, dan hidung terbentuk. Panjang janin sudah mencapai sekitar 11 hingga 14 milimeter dari puncak kepala hingga bokong.

Jari Kaki Mulai Muncul

Minggu kesembilan, lengan janin tumbuh dan siku juga muncul. Jari kaki terlihat dan kelopak mata terbentuk. Kepala janin sudah besar tetapi masih memiliki bentuk yang belum sempurna. Pada akhir minggu ini panjang janin mencapai 16 hingga 18 milimeter.

Siku Janin Menekuk

Minggu kesepuluh kepala janin menjadi lebih bulat. Selain itu, janin dapat menekuk sikunya. Jari kaki dan tangannya juga menjadi lebih panjang. Kelopak mata dan telinga luar terus berkembang dan tali pusar terlihat.

Alat Kelamin Berkembang

Awal minggu kesebelas, panjang kepala janin masih sekitar setengah dari panjangnya. Namun, tubuhnya segera menyusul untuk berkembang. Wajah janin mulai lebar, matanya terpisah lebar, kelopak mata menyatu dan telinganya rendah.

Tunas untuk gigi depan muncul, sel darah merah mulai terbentuk di hati. Alat kelamin luar janin pun juga mulai berkembang menjadi penis atau klitoris dan labia majora.

Kuku Terbentuk

Minggu kedua belas kuku janin mulai terbentuk. Wajah janin juga sudah menjadi lebih berkembang, dan ususnya sudah terbentuk di perut. Janin mungkin sudah memiliki panjang sekitar 61 milimeter dari puncak kepala hingga bokong dengan berat sekitar 14 gram.

Related Posts

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Recent Stories